Minggu, 09 Desember 2012

KUMPULAN PUISI PATAH HATI

* Cinta semu*
Terkesima di dalam batinku saat ku tau aku suka denganmu
Tapi saat ku temukan indah, semua itu hanyalah harapan semu
Kau tertawa renyah dan bahagia berpaling dariku dengan pengganti yang baru
Aku melihat, membisu, membeku
Saat itu aku menyadari bahwa yang ku rasa bukanlah bahagia tapi berbeda
Berbeda itu ku suka kamu, tapi kau hancurkan semua itu
Cemburu itu biasa, tapi denganmu itu luar biasa.

Diam-diam aku menangis di dalam hati, karena ku tau dirimu yang punya cinta bukan untukku slalu
Aku tau kebahagiaanmu seharusnya adalah ceriaku
Ntah mengapa ceria itu terganti
Terganti dengan sesuatu yang kurasa itu cemburu atau iri hati.

Biarkanlah aku sudahi semua ini
Perasaanku, ingatanku tentangmu akan ku ikat dan ku kembalikan lagi.. padamu dan semua tentang kita
Karena bagiku cinta ini sebuah kesalahan
Dan kesalahan itu hanya milik aku seorang.
 
*hal terburuk*

Setelah sekian lama tawa, canda datang menyatu dengan hati
Hingga kepedihan pun tak pernah nampak lagi
Bahagia yang tercipta oleh waktu menyisakan satu kepahitan, meninggalkan satu kesedihan
Seandainya saat itu kenikmatan dunia tak membuat aku terlena
Bahagia yang tampak takkan tertutup oleh gelapnya rasa
Rasa ingin mendua menghancurkan keindahan bercinta
Bercinta denganmu membuat aku lupa dengan dirinya
Andai saat itu aku tau engkau hanya berpura-pura
Pura-pura mencinta membuat aku meninggalkan bahagia hanya untuk harapan yang maya
Ku sesali semua cerita yang kini tlah terjadi
Tapi aku berjanji
Akan slalu mencintaimu meski hatimu takkan pernah termiliki

"KESAKITAN"

Terasuk jiwa untuk kembali pada hati
Meradam raga untuk kembali
Hangat air menetes sakit disini
Angin yang berlari
Kini menghampiri
Tercoba tu tak peduli
Tapi tertentang naluri
Pada kenyataan hati
Yang tak penah mati
Mengapa kini getir dan pahit rasa dalam diri
Bingung antara amarah dan kasih
Hancur dan perih aku bertanya dalam hati
Hancur dengan semua ini
Sayang ini terlalu amat menyakitkan
Kini lebih sakit ketika harus dilupakan
Sunguh aku tak dapat merelakan
Aku marah…,tapi tak bisa marah
Aku benci… tapi tak bisa benci
Ingin pergi…, menjauh… dan berlari..
Terus berlari…
Jatuh…,berlari lagi
Dalam jiwaku, hatiku, nafasku,…
Dan tak kan pernah tersesali

“ BIARKANLAH “

Cukup Sudah
Pelarianku ini……
Tak kan lagi aku berlari
Menghindari kenyataan ini

Cukup Sudah
Penantianku kini…….
Takkan lagi aku berharap
Dirimu Kembali Padaku

Cintaku ini
Kini tak lagi kurasakan
Sejak kutahu dirimu pergi
Bersama Dengan cinta yang lain

Biarkanlah…..
Kankuhapus Namamu di hati ini
Biarkanlah…….
Kebersamaan yang dulu pernah kita nikmati
Jadi Kenangan kita berdua

*Tentang Lara hati ini*

Aku…adalah
Sajak sajak Rindu yang terpendam
Yang tersimpan dalam Jejak Jejak Sunyi
Dan jiwaku….. Rapuh….

Aku …. Adalah
Nada Nada Rindu yang tertinggal
Yang Kau titipkan bersama Desah angin malam
Dan jiwaku ….. Rindu

Aku… Adalah….
Airmata yang mengalir terbuang
Yang menetes di setiap luka yang kau beri
Dan jiwaku …….Terluka….

Namun…..
Kucoba Selami…..
Kucoba Pahami ……
Sebab masih ada makna yang belum terungkap
Tentang Lara hati ini…..
Hatiku Hancur

Kau membuatku menangis
Kau merobek perasaanku
Kau dapat menghancurkan hatiku sekejap
Itu bukan salahmu
Ku kira itu adalah salahku
Karna cinta tidak dapat di paksakan
Mungkin kita dimaksudkan untuk bersatu
Senyum sahabat dekatku
Masih tidak membantu
Sekarang aku tau
Untuk beberapa alas an
Hatiku tak bisa melepasmu
Aku mencobah lebih dari sekali
Untuk mendapatkan sosok pengganti
 
CINTA YANG PERGI

Puisi Cinta yang Pergi
Semilirnya angin menyentakku,
Senyum rembulan menghanyutku lelah,
Semaraknya nyanyian jangkrik merenggut sedihku,
Aku larut dalam kesakitan resah.
Ku tatap sendu purnama malam ini,
Tetesan air bening mengguyur pipi,
Sakit hati ini membuat ku sesak,
Terhiris-hiris membuat ku seakan mati.
Tak ada lagi kata yang terucap dari bibir mu,
Tak kan pernah ada lagi peluk hangat mu,
Perasaan ini menggerogoti hingga ke hati,
Aku terjatuh dalam semak belukar cinta terlarang,
Sakit .. sangat sakit ..
Seluruh harap ku musnah,
Kau pergi tinggalkan ku sendiri,
Mengangis hati ini perih,
Lelah kaki melangkah pergi,
Melangkah menghadap lelah nya hari.

HANCUR

Peluk aku dalam kehangatan mu,
Dekap ku dalam relung hati mu,
Cium aku di senyum mu,
Dan rebahkan aku di pundak mu.
Bangunkan aku dari mimpi ini,
Sadarkan aku akan sebuah kenyataan,
Sentuhlah jemari ini,
Sambut aku dalam langkah mu.
Tak perlu menghindar untuk menyadarkan aku,
Tak perlu membenci untuk membuat ku jauh,
Jangan kau buat ku hancur,
Rapuh dengan segala sikap mu,
Mati dalam nyata hidup ku.

"MUSNAH"

Kau ajarkan aku membuka mata ini,
Berani menatap indahnya dunia,
Kau juga yang ajarkan ku melangkah ke depan,
Berani menghadapi segala rintangan yang ada.
Tapi kini kau hancurkan aku dengan sikap mu,
Kau luluh lantahkan semangat ku,
Hingga kini menatap matahripun aku tak mampu,
Ku takut menyaksikan kepergian mu.
Kau pinta aku bangkit dari masa lalu,
Kau dorong aku menjadi manusia dewasa,
Tapi mengapa malah kau buat ku tumbuh harap pada mu?
Kini kau hancurkan ku sekelip mata,
Remukkan hati ku,
Musnahkan harap ku.
Retakkan jiwa ku.
 
  Tentang Lara hati ini

Aku…adalah
Sajak sajak Rindu yang terpendam
Yang tersimpan dalam Jejak Jejak Sunyi
Dan jiwaku….. Rapuh….

Aku …. Adalah
Nada Nada Rindu yang tertinggal
Yang Kau titipkan bersama Desah angin malam
Dan jiwaku ….. Rindu

Aku… Adalah….
Airmata yang mengalir terbuang
Yang menetes di setiap luka yang kau beri
Dan jiwaku …….Terluka….

Namun…..
Kucoba Selami…..
Kucoba Pahami ……
Sebab masih ada makna yang belum terungkap
Tentang Lara hati ini…..
 
 Lubuk hatiku... 
 
Cintaku...
Kenpa kau pergi meninggalkan ku?
Kenapa kau t'pernah tau isi hati ku?
Kenapa kau selalu membuang wajah, ketika berjumpa dengan ku??
T'pntaskah aku mencintaimu??
Bila TIDAK..
Sungguh malang nasib ku ini,
Teganya alam jagad raya ini terhadap ku?

Cinta..
Kau bagaikan angin..
Ketika datang t'djmput, pulang t'diantar..
Sungguh kejam'y kau menusuk kalbuku yang dalam..
Ketika kau bersamanya..
Seiring wktu berjalan..
Haruskah ku melepaskanya semua ini dari hidupku??
Anday kau tau?
Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun aku menunggumu,
wlau rintangan & cobaan,
Aku tetap sbar & tabah..
Apkah ini balasannya?
Mencntai walau t'dicintai..

Sungguh kau t'pnya hati?
Sungguh kau t'pnya perasaan?
Sblm ajal ku menjemput..
Aku hanya ingin mendengar..
Alunanan kata yang terindah terucap dari mu..
"yaitu"
_I L O V E_ 
 
  Hatiku Hancur

Kau membuatku menangis
Kau merobek perasaanku
Kau dapat menghancurkan hatiku sekejap
Itu bukan salahmu
Ku kira itu adalah salahku
Karna cinta tidak dapat di paksakan
Mungkin kita dimaksudkan untuk bersatu
Senyum sahabat dekatku
Masih tidak membantu
Sekarang aku tau
Untuk beberapa alas an
Hatiku tak bisa melepasmu
Aku mencobah lebih dari sekali
Untuk mendapatkan sosok pengganti 
 
 Lubuk Hatiku
 
 Cintaku...
Kenpa kau pergi meninggalkan ku?
Kenapa kau t'pernah tau isi hati ku?
Kenapa kau selalu membuang wajah,ketika berjumpa dengan ku??
T'pntaskah aku mencintaimu??
Bila TIDAK..
Sungguh malang nasib ku ini,
Teganya alam jagad raya ini terhadap ku?

Cinta..
Kau bagaikan angin..
Ketika datang t'djmput,pulang t'diantar..
Sungguh kejam'y kau menusuk kalbuku yang dalam..
Ketika kau bersamanya..
Seiring wktu berjalan..
Haruskah ku melepaskanya semua ini dari hidupku??
Anday kau tau?
Berhari-hari,berminggu-minggu,berbulan-bulan,dan bertahun-tahun aku menunggumu,
wlau rintangan & cobaan,
Aku tetap sbar & tabah..
Apkah ini balasannya?
Mencntai walau t'dicintai..

Sungguh kau t'pnya hati?
Sungguh kau t'pnya perasaan?
Sblm ajal ku menjemput..
Aku hanya ingin mendengar..
Alunanan kata yang terindah terucap dari mu..
"yaitu"
_I L O V E_


Galau

Waktu & hari cepat silih berganti...
Hati resah & gulana yang selalu menggoyahkan pikiran ku..
Perasaan bmbang yang selalu melanda bayang-bayang semu di hati ku..
T'ada satu pun orang yang tau & mengerti perasa'an ku ini,
Ku tak tau kepada siapalah aku mengadu...
Tiap hari ku tak luput terkena rintikan air mata yang membanjiri wajah yang sedu ini..
Seiring waktu berjalan aku bimbang tak karuan
Ku hanya bisa berbaring
Ku hanya menyesali segala kesalahan
Hanya kepada engkaulah aku bisa mengadu seluruh jiwa & raga serta pikiran yang selalu melanda d dalam benaku ini yaitu Allah SWT semata...


Terima Kasih Ibu


Ibu ....
Engkaulah wanita yang terindah yang pernah ku punya
Engkaulah jiwa dan ragaku
Engkaulah sosok wanita idola yang datang untuku
Kata-katamu sungguh lembut dibandingkan ayah
Tak pantas aku menyakiti hatimu yang begitu tulus menyayangiku
Setiap hari kau selalu mendoakn anak-anakmu
Engkau tak pernah marah jika anakmu nakal
Engkau selalu sabar dalam mendidik kami
Kasih ibu sepanjang masa
Hanya memberi tak hanya kembali
Aku berjanji tak akan membuatmu menangis
Aku ingin membuatmu selalu Tersenyum
Terima kasih ibu atas segalanya
Aku sangat menyayangimu 
 
  Goresan 

Sepintas seperti telah berubah
Berubah seperti awal,saat aku bersamamu
Sebelumnya mimpi dan berangan-angan untuk kembali
Tapi itu hanya tabu ...
Tipuanmu dengan berbaik hati tapi penuh dengan tipuan

Hati yang mulai sembuh dari luka
Tergores untuk kedua kali
Dengan luka yang lebih dalam

Goresan ini akan tetap membekas
Dan tak akan hilang
Luka yang menjadi saksi betapa sakit hati ini
Goresan yang engkau goreskan lagi di hati ini
Kau tak pernah rasakan ini
Tapi aku yang merasakan sakit diatas kebahagiaanmu

Aku perlahan mencoba untuk terima semua
Dengan aku berbaik hati
Sesuai apa yang pernah kau inginkan
Tapi detik ini ,,
Kau kembali mengoreskan pisau tajam dihati ini

Aku tak tahu hatimu seperti apa
Aku tak tahu apa yang dipikiran mu
Hingga kau mampu goreskan luka ini kembali

Memang aku salah tapi aku tahu jika kau bahagia
Tapi kenapa kau torehkan
Luka disaaat aku bangkit dari luka dahulu
Tapi tetap begitu sakit ,,
Ini akan jadi goresan terakhir yang kau berikan
Dan akan jadi pelajarran untukku

Aku akan membuka mata ini
Dan tak akan terulang lagi ,,
Untuk memandangmu dengan sebelah mata
Karena tertutup oleh kebaikan mu
Yang penuh tipuan ,,

Luka perlahan sembuh namun tetap terasa

Apakah kau tahu rasa sesak dihati ini
Walaupun aku tahu kau telah bersamanya
Tapi kenapa tega kau gores luka didepanku 
 
  PUISI UNTUK MU, “SANG DEWI PEMBUNUH PERASAAN”

Kejora langit Bukit bintang
menyapa jiwa jiwa pendusta kata setia..
Ia tersenyum menyulam bayang kebenciaan nya memeluk angkasa hitam..
Tak kala perisau kerasahan Sang Pemeluk Alam memberi damai damai nan teramat semu.
Aku hanya diam lemah tiada daya..
Melawan kuasa sembada rasa nian mencerca getah liur darah Seraut Pena Usang ku..
Mengapa ia tak mengerti arti makna nan ku tulis di dinding Hatinya?

Resah sampah sampah tertiup amarah angin durjana,,,,
laksana tarian iblis terkutuk menghibur selir selir makam masa tertinggal...
aku pun merasa jera menjaga rasa ini...
aku pun merasa enggan bercermin pada retak cermin lusuh mu,,,
aku pun merasa tersiksa dengan rintihan hati ini,,,,
aroma nafas pelacur di tepi wajah kota ...
mengindahkan setiap kata nan ku sanjung,,,
namun ia tak kan rela,,,
terlepas kasta kasta fatwaku telah menelanjangi malam nya...
ia tak kan rela melepas busana buana hitamnya...
kias nestapaku tersentak..!!
menggertak retak dinding lampu badai nan ku genggam...
nuansa siksa ku semakin menjarah darah merahku kian membeku...

qodamku hanya terdiam....
lemah tiada daya...
tertikam nafas nafas nifas bersambut kabut dini hari...

dengan tiada kuduga.....

Bidadari surga nan anggun parasnya..
Sekilas menjelma di hadapan mata hati ku..
Terngiang wajahmu nan ayu..
Begitu indah nya kau ulas bersama bulir bulir permata pemberian jibril..
Laksmana peri perindu di ujung jemari selat sunda..

Tak tersangkal kepedihan menghujat senyumanku..
Kisah kasih ulasan hati telah padam tersiram rajam rintik tetes air mata ketalutan..
Serasa tak berdosa kau bunuh rasa itu selaksa angkara merajam masa sisa sisa sekeping nyawa ku.. 
 
  Matahari untuk Nafasku


Aku kehilangan dia
Kehilangan dia yang amat berarti dalam hidupku
Aku melepasnya demi Nafasku
Nafas yang selama ini selalu temaniku
Aku menghadirkan dirinya didalam hidupku
Hidup yang akhirnya menenggelamkan binar cahayanya
Terima kasih Matahariku
Karena selama ini kau tlah menerangi jiwaku
Dan yang tlah membantuku menemukan kembali nafasku


Kenanganku

Hari itu adalah hari penuh sejarah buatku
Kau mengukirkan beribu senyum diwajahku
Hingga sesaat ku melupakannya
Hari itu aku merasakan begitu dalam kasih sayangmu untukku
Kasih sayang yang begitu tulus yang belum pernah ku dapat darinya
Only One Day..
Only One Day You Make Me Happy
Kebahagiaan yang tak akan pernah kulupa
Bersamamu di Ponorogo


I'm Sorry, I Will Go On Now 

Maafkan aku yang kini harus melepas cintamu
Cinta yang begitu tulus
Yang kau persembahkan hanya untukku
Untuk diriku yang tak pernah mencintaimu
Maafkan aku bila kini kau terluka
Terluka karena mencintaiku
Maafkan aku yang tak bisa menepati janjiku
Janji untuk selalu mencintaimu
Maafkan aku yang telah membawamu masuk ke dalam hidupku
Hidup yang akhirnya membuatmu menangis
Maafkan aku sahabat
karena aku tak bisa membalas cintamu
Maafkan aku
Aku harus pergi sekarang.

Perasaanku bukan tuk dijadikan sebuah mainan

Suka, bukan hanya kamu
Tapi aku memilihmu
Sayang, juga bukan hanya kamu
Tapi aku tetap memilih kamu
Cinta, itu hanya kamu
Tak bisa kah kau hargai perasaan ini
Perasaanku ini bukan tuk dijadikan sebuah mainan
Perasaan ini juga bukan tuk dijadikan sebuah ejekan
Aku memang cinta sama kamu, tapi cinta bukan segalanya untukku
Lebih baik kita tak bersama, aku tak mau kau buat perasaanku menjadi sebuah mainan


Tak Masalah

Bukan salahmu, tapi salahku
Maaf aku belum bisa menjadi seseorang yang kamu inginkan
Kini biarlah semuanya berlalu, terhapus dari ingatan namun tak hilang dari kenangan
Tak masalah aku digantikan, ku kan tetap mencinta

Jangan fikirkan lukaku
Pikirkan kebahagiaanmu, karena kebahagiaanmu akan slalu menjadi kebahagiaanku

Meski kita t'lah tak bersama lagi
Namamu kan slalu ada dihatiku
Selamanya hinggaku tiada


Sahabat

Sahabat
Walau kini kita tak slalu bersama
Aku ingin kita slalu dekat

Sahabat
Walau kini kita jauh
Aku ingin kita saling menghubungi

Sahabat
Kau tau betapa berharganya dirimu?
Kau lebih berharga dari sebongkah emas

Sahabat
Kau tau kenapa?
Karena mencari seorang sahabat seperti kau bukanlah hal yang gampang

Sahabat
Kini ku ucapkan "Aku akan selalu menjadi sahabatmu"
Kini kau ucap juga disana :)
 
 
 Percuma


Jatuh, jatuh, dan jatuh lagi
Air mata ini jatub lagi
Air mata kesedihan yang jatuh
Bukan kebahagiaan
Aku menangis lagi teman
Menangis karena
Orang yang ku suka tak sendirian lagi
Menangis bukan karena ia bahagia
Menagis ku saat melihatnya bersama kekasih barunya
Aku tak kuat Tuhan
Dada ini sesak sekali
Tak bisa bernafas
Seperti ditusuk duri tajam
Penantianku sia sia
Penantianku tak ada gunanya
Penantianku percuma
Terbuang begitu saja




Bukan Aku


Hari yang ku tunggu telah tiba
Hari yang ku nanti telah dating
Hari, dimana kau punya pasangan baru
Aku senang karna kau bahagia
Namun aku juga sedih
Karena orang yang bersamamu bukanlah aku
Tak kuat
Hati ini tak kuat
Saat mataku melihatmu bersamanya


Apakah ku karus menangis di depanmu ?
Agar kau tau isi hatiku
Sakit, sesak sekali dada ini
Andai kau tahu
Aku di sini lemah
Lemah karena memikirkanmu
Lemah karena kau kembali sakiti aku
Lelah
Lelah karena hati ini terus kau permainkan




Oh Tuhan


Sakit,,,
Perih,,,
Menangis,,,
Hanya itu rasa yang kurasakan
Aku sudah kenyang dengan semua itu
Bahagiaku tak selamanya
Setelah bahagia menangislah yang ku rasa
Perih yang tergoreskan
Dan sakit yang selalu kau berikan
Oh Tuhan…
Kapan kau mengijinkan aku tuk memilikinya ?
Walau sedetik saja
Jika hari ini adalah hidupku yang terakhir
Aku hanya ingin meminta
Permintaan sederhana
Jadikanlah dia milikku
Walau itu di detik terakhirku
Menghembuskan nafas di dunia ini




Isi Hati


Sayatan demi sayatan kau berikan
Mungkin tinggal setengah saja
Semua sakit hati ini
Ku tuangkan dalam puisi ini
Isi hati ini
Ku lukiskan dalam tuangan kata kata ini
Dalam doaku,,,


Tuhan,
Kenapa hamba-Mu ini tak bisa
Tak bisa dan tak mampu
Untuk melupakan dan membencinya
Jika dia memang kan kekasih sejatiku
Kapan hal itu kan terjadi ?
Namun jika hal itu tak kau ijinkan
Bantulah aku tuk melupakan
Aku juga ingin bahagia
Bahagia karena bisa melupakanya
Dan menemukan sebuah cerita cinta yang baru
Dengan orang yang lebih mampu
Lebih mampu menyayangiku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar